Strategi Unlocking Thinking adalah metode untuk menantang cara berpikir yang kaku dan membuka batasan (limitation) yang menghambat munculnya ide-ide kreatif. Ketika Anda mengalami kebuntuan ide, strategi ini berfokus pada membedah tiga jenis batasan utama: Syarat (apa yang harus ada/dipenuhi), Asumsi (apa yang dianggap pasti terjadi), dan Larangan (apa yang harus dihindari/tidak boleh dilakukan).
Berikut adalah strategi 3A dalam Unlocking Thinking untuk mengatasi batasan-batasan tersebut:
- Abaikan? Langkah pertama adalah mempertanyakan apakah batasan tersebut bisa dihapus atau diabaikan. Strategi ini mengajak Anda berpikir: “Bisakah kita tetap jalan tanpa elemen itu?” atau “Bisakah hal tersebut ditiadakan?”. Dengan mencoba mengabaikan hal yang selama ini dianggap “wajib,” Anda membuka ruang bagi kemungkinan baru.
- Alasan? Jika suatu batasan ternyata tidak bisa diabaikan, langkah selanjutnya adalah membedah alasannya. Anda perlu bertanya: “Kenapa tidak bisa?”. Penting untuk mengevaluasi apakah alasan tersebut masih valid atau relevan dengan situasi saat ini. Seringkali, sebuah ide buntu karena kita masih berpegang pada alasan lama yang sebenarnya sudah tidak berlaku lagi.
- Alternatif? Setelah menantang batasan dan alasannya, Anda didorong untuk mencari kemungkinan pilihan lain atau ide alternatif. Strategi ini bertujuan untuk memicu munculnya ide-ide segar yang sebelumnya tertutup oleh syarat, asumsi, atau larangan yang kaku.
Melalui proses ini, batasan-batasan yang awalnya membuat ide terasa buntu dipetakan kembali ke dalam kolom Ide Alternatif untuk menghasilkan Ide Terbaik yang lebih kreatif dan inovatif.
Tinggalkan Balasan