Perbedaan utama antara basis akrual dan basis kas terletak pada waktu pengakuan pendapatan dan beban dalam catatan akuntansi:
- Akuntansi Basis Akrual: Perusahaan mengakui pendapatan pada saat kewajiban kinerja telah dipenuhi (barang atau jasa telah diberikan) dan mengakui beban pada periode terjadinya, tanpa memperhatikan kapan kas diterima atau dibayarkan . Basis ini dianggap lebih unggul secara teoritis karena memberikan informasi tentang arus kas masa depan dan mencocokkan upaya dengan hasil secara lebih tepat .
- Akuntansi Basis Kas: Perusahaan mencatat pendapatan hanya ketika mereka menerima kas, dan mencatat beban hanya pada saat kas dikeluarkan . Basis kas sering kali digunakan oleh perusahaan kecil atau individu, namun basis ini tidak mencerminkan pendapatan atau beban yang sebenarnya dihasilkan dalam suatu periode tertentu .
Perbedaan Signifikan Lainnya:
- Kepatuhan Standar (IFRS): Akuntansi basis akrual sesuai dengan standar IFRS, sedangkan basis kas murni tidak sesuai dengan IFRS karena mengabaikan prinsip pengakuan pendapatan dan beban .
- Keakuratan Laporan Keuangan: Penggunaan basis kas dapat menyebabkan aset dan pendapatan dilaporkan terlalu rendah jika ada piutang yang belum ditagih, atau liabilitas dan beban dilaporkan terlalu rendah jika ada utang yang belum dibayar .
- Tujuan Informasi: Basis akrual memberikan gambaran yang lebih baik mengenai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas di masa depan melalui aktivitas operasionalnya, sementara basis kas hanya melaporkan apa yang terjadi pada saldo kas saat ini .
#Kas #BasisKas #BasisAkrual #Akuntansi
5 Menit Bangu Bugar Kesehatan Kolaboratif Lansia Pagi Pembelajaran